Blogger Widgets
بِــــــسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيـــمِ

SELAMAT DATANG DI STIKOM MUHAMMADIYAH BATAM

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI - DAN TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Minggu, 28 September 2014

AKUNTANSI BIAYA







Yaitu Proses :
  1.  pengidikasian,
  2. Pencatatan,
  3. Penghitungan,
  4. Peringkasan
  5. Perhitungan dan
  6.  Evaluasi suatu Produk

Contoh kecil seperti memproduksi kue, maka seluruh biaya dan beban harus kita catat atau di hitung guna evaluasi Laba.

Contoh HPP atau bahan baku
  1. Tepung
  2. Mentega
  3. Telur
  4. Gula
  5. Coklat
  6. Dll
Total Bahan Baku (HPP) = Rp.50.000
Biaya Produksi seperti
  • Transportasi
  • Paking
  • Dll
Total Biaya  Rp.20.000

Biaya Bahan baku                   Rp.50.000
Biaya Produksi seperti            Rp.20.000
Total (HPP)                             Rp.70.000

Maka Penjualan harus   Rp.100.000 dikurangi HPP Rp.70.000 = Rp.30.000
Maka Laba kotor         = Rp.30.000


AKUNTANSI BIYA ialah :
Menghitung biaya suatu produk yang mengandung unsure-unsur Bahan Baku, Upah lansung dan over head Pabrik

Mengarah pada proses peyusunan Laporan keuangan yang akan diberikan kepada pimpinan perusahaan


PERBEDAAN AKUNTANSI BIYA DENGAN AKUNTANSI MANAGEMEN :

AKUNTANSI BIYA yaitu :
Memusatkan pada akumulasi biaya senilai pekerjaan dan penghitungan serta penetapan HPP

AKUNTANSI MANAGEMEN ialah :
Menekankan pada data akuntansi utk pengambilan keputusan bisnis serta menentukan pada aspek pengendalian managemen atas biaya.

TUJUAN AKUNTANSI BIAYA YAITU :

  1. Penentuan HPP
  2. HPP yaitu : Mencatat, menggolongkan, dan meringkas biaya pembuatan produk
  3. Menyediakan Informasi biaya utk kepentingan managemen karena biaya sebagai evisiensi
  4. Alat perencanaan, yaitu sebagai perencanaan bisnis, pasti berkaitan dengan Penghasilan dan Biaya.
  5. Pengendalian biaya yaitu : Membandingkan biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk memproduksi satu satuan produk dengan biaya sesungguhnya yang terjadi.
  6. Memperkenalkan berbagai macam metode dalam akuntansi biaya agar dapt dipilih sesuai dengan kepentingan yang diperlukan dengan hasil yang paling evektif & evisien.
  7. Pengambilan keputusan khusus sebagai alat managemen dalam mengawasi dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan Biaya.
  8. Menghitung laba perusahaan pada periode tertentu, untuk mengetahui laba maka diperlukan laba-laba komponen yang diperlukan suatu laba.
  9. Menghitung dan menganalisis terjadinya ketidak tertiban & keevisienan yaitu membahas batas maximal yang harus diperhatikan dalam menetapkan biaya suatu produk, Menganalisis dan menentukan solusi terbaik jika ada perbedaan atas batas maximum tersebut, dengan sesungguhnya terjadi.

Beban penyusutan harus disesuaikan dalam pencatatannya,
Seperti >>> biaya penyusutan mobil
Kalau mobil tersebut yang menghasilkan uang maka masuk beban Operational, tetapi kalau tidak maka masuk beban penyusutan.

FUNGSI AKUNTANSI BIAYA yaitu :
  1. Melakukan penghitungan dan pelaporan biaya suatu pokok produk
  2. Memperinci biaya HPP pada segenap unsurnya.
  3. Memberikan informasi dasar untuk membuat perencanaan biaya dan beban
  4. Memberikandata bagi proses penyusunan anggaran.
  5. Memberikan informasi biaya bagi managemen guna memakai dalam pengendalian managemen.

Pengabdian Biaya dan Beban

Biaya adalah : Manfaat yang dikorbankan untuk memperoleh barang dan jasa.
Beban adalah : Biaya yang telah memberikan suatu manfaat dan sekarang telah berakhir.